Free tools Windows power users keep installed
One-click scans. No signup required.
Some links on this page are affiliate links: if you buy through them we may earn a commission, at no extra cost to you.
Perangkat lunak tidak hanya terbagi menjadi software sistem dan software aplikasi. Dalam praktiknya, perangkat lunak juga dapat diklasifikasikan sebagai middleware, firmware, embedded software, utility, atau alat pengembangan. Klasifikasi yang tepat bergantung pada tujuan analisis: fungsi, posisi dalam arsitektur, cara distribusi, target pengguna, lisensi, dan tingkat kritikalitas.
Pengertian perangkat lunak
Perangkat lunak adalah kumpulan program, data pendukung, konfigurasi, dan dokumentasi yang memungkinkan komputer atau perangkat digital menjalankan fungsi tertentu. Jadi, perangkat lunak bukan hanya program yang terlihat di layar, tetapi juga sistem operasi, driver, firmware, runtime, server, layanan cloud, pustaka, dan alat pengembangan.
Dalam sebuah sistem komputer, perangkat keras menyediakan sumber daya fisik, perangkat lunak sistem mengelolanya, middleware menghubungkan berbagai komponen, dan aplikasi membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan.
The Tool Desk
Outbyte Driver Updater FREEFix the driver behind crashes, sound loss and screen glitchesFind Drivers →Outbyte PC Repair FREERepair Windows errors before they cause bigger problemsFix Now →Tidak ada satu daftar klasifikasi yang berlaku untuk semua konteks. ISO/IEC TR 12182:2015 menyediakan kerangka untuk mengategorikan sistem TI dan perangkat lunak, tetapi tidak menetapkan satu daftar kategori universal. Kerangka ISO/IEC TR 12182 dapat digunakan sesuai tujuan organisasi, pengembang, evaluator, atau pembuat standar.
#1 Best Overall
Perbedaan perangkat lunak sistem dan aplikasi
| Aspek | Perangkat lunak sistem | Perangkat lunak aplikasi |
|---|---|---|
| Tujuan | Mengelola sumber daya komputer dan menyediakan platform | Menyelesaikan kebutuhan atau pekerjaan pengguna |
| Pengguna utama | Sistem, administrator, teknisi, dan pengembang | Pengguna akhir, organisasi, atau pelanggan |
| Hubungan dengan hardware | Sangat dekat dengan perangkat keras | Umumnya berjalan di atas sistem operasi atau platform |
| Contoh | Sistem operasi, driver, kernel, dan hypervisor | Browser, pengolah kata, aplikasi akuntansi, dan gim |
| Dampak kegagalan | Dapat mengganggu seluruh sistem | Biasanya terbatas pada fungsi atau layanan tertentu |
Sistem operasi mengelola CPU, memori, proses, berkas, penyimpanan, perangkat input-output, keamanan, serta aplikasi. Penjelasan fungsi tersebut juga tersedia dalam dokumentasi IBM tentang sistem operasi.
Pembagian ini bukan batas mutlak. Browser merupakan aplikasi bagi pengguna, tetapi juga menyediakan runtime, sandbox, dan platform bagi aplikasi web. Basis data dapat menjadi infrastruktur, middleware, atau aplikasi administrasi, bergantung pada sudut pandangnya.
Klasifikasi perangkat lunak berdasarkan fungsi
1. Perangkat lunak sistem
Perangkat lunak sistem mengatur perangkat keras dan menyediakan lingkungan eksekusi bagi aplikasi.
- Sistem operasi desktop, mobile, dan server.
- Kernel, sistem berkas, dan runtime sistem.
- Driver perangkat.
- Bootloader.
- Hypervisor.
Fungsinya meliputi alokasi CPU dan memori, pengelolaan proses, penyimpanan, perangkat input-output, keamanan, autentikasi, dan penyediaan antarmuka bagi aplikasi. Antarmukanya dapat berupa GUI, CLI, API, atau layanan latar belakang.
2. Perangkat lunak aplikasi
Perangkat lunak aplikasi memberikan manfaat langsung bagi pengguna. Berdasarkan kebutuhannya, aplikasi dapat berupa:
Rank #2
- Produktivitas: pengolah kata, spreadsheet, presentasi, catatan, dan manajemen tugas.
- Komunikasi: email, pesan instan, konferensi video, dan kolaborasi tim.
- Bisnis: akuntansi, CRM, ERP, inventaris, dan point of sale.
- Pendidikan: LMS, simulasi, aplikasi ujian, dan perangkat pembelajaran.
- Kreatif: pengedit foto, video, audio, dan pemodelan 3D.
- Teknik dan ilmiah: CAD, statistik, simulasi, dan visualisasi data.
- Hiburan: gim, pemutar media, dan layanan streaming.
- Layanan publik: sistem rumah sakit, perpustakaan, kependudukan, dan portal pemerintahan.
Fungsi aplikasi harus dibedakan dari bentuk teknisnya. Aplikasi akuntansi, misalnya, dapat berupa desktop, web, mobile, SaaS, atau sistem terdistribusi.
3. Middleware
Middleware adalah lapisan yang menghubungkan sistem operasi dengan aplikasi, data, pengguna, atau layanan lain. Middleware dapat menyediakan API, runtime, autentikasi, pesan, integrasi basis data, dan orkestrasi. Lihat penjelasan Red Hat tentang middleware.
What’s actually slowing this PC down?
Pick the symptom - the matching free tool is one click away.
Contohnya adalah application server, web server, message broker, API gateway, enterprise service bus, runtime Java atau .NET, service mesh, dan sistem single sign-on. Middleware mengurangi kebutuhan agar setiap aplikasi membangun sendiri koneksi, komunikasi, autentikasi, dan integrasi.
4. Firmware
Firmware adalah perangkat lunak yang disimpan pada perangkat elektronik dan mengendalikan fungsi dasarnya. Contohnya firmware router, BIOS atau UEFI, printer, kamera, mikrokontroler, perangkat IoT, dan mesin industri.
Firmware berada dekat dengan perangkat keras, tetapi tidak selalu sama dengan sistem operasi. Perangkat sederhana dapat hanya memiliki firmware, sementara perangkat lain menjalankan sistem operasi tertanam di atas firmware atau bootloader.
5. Embedded software
Embedded software atau perangkat lunak tertanam dibuat untuk menjalankan fungsi pada produk yang lebih besar, seperti kendaraan, robot, perangkat medis, sistem navigasi, perangkat jaringan, dan mesin rumah pintar.
Embedded software sering memiliki sumber daya terbatas, bergantung pada hardware tertentu, memerlukan respons waktu nyata, dan menuntut keandalan tinggi. Istilah ini lebih luas daripada firmware: firmware biasanya menunjuk lapisan yang sangat dekat dengan hardware, sedangkan embedded software mencakup perangkat lunak tertanam secara keseluruhan.
6. Utility software
Utility membantu memelihara, melindungi, mendiagnosis, atau mengoptimalkan sistem. Contohnya antivirus, backup dan pemulihan, kompresi berkas, partisi disk, pemantauan sistem, enkripsi, sinkronisasi berkas, pengelolaan arsip, dan diagnostik hardware.
Utility dapat dianggap sebagai perangkat lunak sistem atau aplikasi pendukung, tergantung konteks penggunaannya.
7. Perangkat lunak pemrograman dan pengembangan
Kategori ini digunakan untuk membuat, menguji, mengemas, dan memelihara software lain. Contohnya editor kode, IDE, compiler, interpreter, debugger, build system, version control, package manager, test framework, static analyzer, SDK, serta alat continuous integration dan deployment.
Do these 3 things before closing this tab:
1Repair Windows errors before they cause bigger problems2Scan for outdated or missing drivers - takes under a minute3Clear out junk files and repair common Windows errorsKlasifikasi berdasarkan cara penyebaran
Lokal atau on-premises
Software dipasang dan dikelola pada perangkat atau infrastruktur milik pengguna. Keuntungannya adalah kontrol lebih besar, kemungkinan operasi offline, dan penyimpanan data internal. Kekurangannya meliputi beban instalasi, pembaruan, keamanan, backup, infrastruktur, dan pemeliharaan.
Web-based
Aplikasi web diakses melalui browser dan sebagian besar logikanya berjalan di server. Model ini memudahkan pembaruan terpusat dan akses lintas perangkat, tetapi bergantung pada jaringan dan arsitektur keamanan server.
Mobile
Aplikasi mobile dirancang untuk smartphone atau tablet dengan mempertimbangkan layar sentuh, sensor, baterai, ukuran layar, dan konektivitas yang berubah-ubah. Tidak semua aplikasi mobile membutuhkan internet; sebagian mendukung fungsi offline.
Cloud dan SaaS
SaaS adalah aplikasi yang di-host penyedia dan tersedia melalui internet. Penjelasan IBM tentang SaaS membedakan model penyampaian ini dari fungsi aplikasinya. Dengan demikian, SaaS bukan jenis fungsi seperti “akuntansi” atau “pendidikan”, melainkan cara aplikasi disediakan dan dikelola.
IaaS, PaaS, dan SaaS
| Model | Umumnya dikelola penyedia | Umumnya dikelola pelanggan |
|---|---|---|
| IaaS | Infrastruktur fisik dan virtualisasi | Sistem operasi, middleware, aplikasi, dan data |
| PaaS | Infrastruktur, OS, runtime, middleware, dan platform | Kode aplikasi dan data yang digunakan |
| SaaS | Hampir seluruh stack aplikasi | Akun, konfigurasi, akses, dan tata kelola data |
Microsoft Azure menjelaskan perbedaan IaaS, PaaS, dan SaaS, sedangkan Google Cloud menjelaskan PaaS sebagai lingkungan untuk membangun, menguji, dan menjalankan aplikasi tanpa mengelola seluruh infrastruktur sendiri.
IaaS memberi kontrol teknis paling besar, PaaS mengurangi beban pengelolaan platform, dan SaaS menawarkan aplikasi siap pakai dengan kontrol teknis yang lebih terbatas. Cloud tidak menghapus seluruh tanggung jawab pelanggan: identitas, akses, konfigurasi, dan tata kelola data tetap perlu dikelola.
Independent reader supportYour contribution helps us test, update, and keep practical guides available for everyone.Klasifikasi berdasarkan arsitektur
- Standalone: berjalan terutama pada satu perangkat.
- Client-server: klien meminta layanan atau data dari server.
- Three-tier: terdiri atas presentasi, logika aplikasi, dan data.
- Terdistribusi: komponen berjalan pada beberapa mesin atau lokasi.
- Microservices: fungsi dibagi menjadi layanan yang relatif independen; penskalaan lebih fleksibel, tetapi observabilitas, deployment, komunikasi, dan konsistensi data lebih kompleks.
- Event-driven: komponen berkomunikasi melalui peristiwa atau pesan; perlu menangani retry, duplikasi, urutan pesan, dan kegagalan parsial.
Klasifikasi berdasarkan pengguna, lisensi, dan kritikalitas
Target pengguna
Software dapat ditujukan untuk pengguna personal, pendidikan, bisnis kecil, enterprise, pemerintah, industri, pengembang, administrator, operator lapangan, atau konsumen umum. Target ini memengaruhi antarmuka, keamanan, skalabilitas, dukungan, integrasi, dan biaya operasi.
Lisensi dan distribusi
- Proprietary: kode sumber dan hak penggunaan dikendalikan pemilik atau vendor.
- Open source: kode sumber tersedia berdasarkan lisensi tertentu.
- Freeware: dapat digunakan tanpa pembayaran dalam kondisi tertentu.
- Trial atau shareware: memiliki batas waktu atau fitur.
- Komersial: didistribusikan melalui pembelian, langganan, lisensi perangkat, atau kontrak.
- Public domain: status haknya perlu diverifikasi sesuai yurisdiksi.
Gratis, open source, dan bebas digunakan untuk tujuan apa pun bukanlah hal yang sama. Software open source tetap dapat membutuhkan biaya hosting, implementasi, dukungan, atau layanan enterprise.
Tingkat kritikalitas
Software dapat bersifat umum, operasional, mission-critical, security-critical, safety-critical, atau real-time. Untuk sistem kritis, evaluasi harus mencakup waktu respons, toleransi kesalahan, ketersediaan, pemulihan bencana, audit, validasi, verifikasi, dan kepatuhan regulasi.
Jenis software versus kualitas software
Klasifikasi fungsi menjawab pertanyaan “software ini digunakan untuk apa?”, sedangkan model kualitas menjawab “seberapa baik software tersebut bekerja?”. Keduanya tidak boleh dicampur.
ISO/IEC 25010:2023 merupakan model kualitas produk untuk produk TIK dan software. Model ini mencakup sembilan karakteristik: functional suitability, performance efficiency, compatibility, interaction capability, reliability, security, maintainability, flexibility, dan safety.
ISO/IEC 25010 bukan daftar jenis aplikasi. Perlu dicatat bahwa ISO/IEC 25010:2011 yang sering disebut memiliki delapan karakteristik telah digantikan oleh edisi 2023. Rujukan edisi lama tersedia di IEC, sementara metadata edisi 2023 tersedia di halaman IEC terkait.
Recommended Free Tools
Cara praktis mengklasifikasikan software
- Siapa pengguna utamanya: pengguna umum, administrator, pengembang, operator, atau mesin?
- Masalah apa yang diselesaikan: mengelola komputer, mengolah data, berkomunikasi, mengendalikan perangkat, atau membuat software?
- Di lapisan mana software berjalan: firmware, driver, kernel, OS, middleware, aplikasi, atau layanan cloud?
- Seberapa dekat software dengan hardware?
- Bagaimana software disebarkan: lokal, server internal, mobile, web, cloud, atau SaaS?
- Bagaimana komponennya berkomunikasi: standalone, client-server, terdistribusi, microservices, atau event-driven?
- Bagaimana lisensinya?
- Seberapa kritis kegagalannya?
- Kualitas apa yang paling penting: keamanan, kinerja, reliabilitas, kompatibilitas, pemeliharaan, atau keselamatan?
Contoh penerapan
- Aplikasi mobile banking: aplikasi finansial untuk nasabah, berbasis mobile, terhubung ke sistem client-server atau terdistribusi, dengan kebutuhan tinggi pada keamanan, reliabilitas, ketersediaan, dan kompatibilitas.
- Sistem operasi server: software sistem untuk administrator dan aplikasi server, dengan fokus pada keamanan, kinerja, reliabilitas, kompatibilitas, dan pemeliharaan.
- API gateway: middleware dalam arsitektur terdistribusi yang menangani routing, autentikasi, pembatasan laju, dan integrasi layanan.
- Firmware router: firmware yang dekat dengan hardware dan mengendalikan fungsi jaringan perangkat; meskipun pembaruannya dikirim lewat aplikasi mobile atau cloud, kategorinya tetap firmware.
Kesalahan umum
- Menganggap software hanya terbagi menjadi sistem dan aplikasi.
- Menganggap satu software hanya memiliki satu kategori.
- Menyamakan aplikasi dengan program desktop.
- Menyamakan middleware dengan sistem operasi.
- Menganggap cloud berarti tidak ada pemeliharaan di sisi pelanggan.
- Menganggap open source selalu gratis.
- Menggunakan ISO/IEC 25010 sebagai daftar jenis aplikasi.
- Mengabaikan data, jaringan, layanan, dan komponen eksternal.
- Menyamakan software dengan sistem informasi. Sistem informasi juga mencakup manusia, prosedur, data, hardware, dan jaringan.
- Memberi contoh produk tanpa mempertimbangkan versi, edisi, lisensi, atau model distribusinya.
Kesimpulan
Klasifikasi perangkat lunak paling akurat menggunakan beberapa sumbu sekaligus. Mulailah dari perannya, tentukan lapisan arsitekturnya, lalu lihat cara penyebaran, target pengguna, model lisensi, arsitektur, tingkat kritikalitas, dan kebutuhan kualitasnya. Pendekatan ini menghindari pembagian yang terlalu sederhana dan tetap relevan untuk software desktop, mobile, embedded, cloud, middleware, serta sistem terdistribusi.
Quick Recap
Product prices and availability are accurate as of the date/time indicated and are subject to change. Any price and availability information displayed on Amazon at the time of purchase will apply.

